Laman

Thursday, February 25, 2016

Bahagia?

Bagaimana caranya bisa bahagia?
Mungkin parameter tingkat kebahagiaan seseorang berbeda-beda. Ada yang merasa sangat berbahagia saat ulang tahun, lulus dari jenjang pendidikan, berbelanja (kaum hawa pasti setuju untuk hal ini), body treatment (tentu ini juga kesukaan para wanita), makan yang banyak, menghabiskan waktu dengan keluarga, beromantika dengan kekasih, bersenda gurau dengan para sahabat,  diberikan hadiah, travelling atau banyak lainnya.

Lalu apakah kebahagiaan itu selalu mahal?
Ya menurut saya. Mahal dari segi keuangan kah? “yah, kadang-kadang”. Tak jarang orang harus merogoh kocek dalam untuk melakukan hobi nya. Berbicara hobi, pasti akan sangat membahagiakan jika seseorang bisa menyalurkan hobinya kapan pun ia mau. Namun bagaimana jika hobi nya termasuk kedalam hobi kelas atas? Misalnya kolektor mobil mewah? Setidaknya kau juga harus mempunyai modal besar untuk memenuhi kepuasan akan hobi mu itu.
Lalu apa yang memang menjadi mahal akan kebahagiaan itu? *momen*,  itu adalah hal yang selalu akan menjadi mahal untuk esensi bahagia kalian, karena kalian tak akan pernah mengulang segala macam euforia akan suatu hal yang menurut kalian spesial dan menyenangkan. Meski hal tersebut nantinya akan berulang dikemudian hari tentu akan beda ceritanya.

Tak sulit memang untuk untuk berkata saya bahagia, tapi akan jauh sulit jika kalian bisa mempertahankan kebahagiaan kalian. Perubahan merupakan hal yang tak dapat disangka kapan akan singgah dalam kehidupan. Meski begitu bersyukurlah atas apa yang telah kalian alami dalam hidup ini, meski baik atau buruk sejatinya itulah warna warni hidup kalian bukan?
So keep happy in the glitter of the times even, that’s so simple


No comments:

Post a Comment